📌 Baca juga: Bisnis usaha — insight dan panduan bisnis lengkap untuk pemula.
![]() |
Bisnis |
🧩 Jenis-Jenis Bisnis
Berdasarkan Aktivitas Ekonomi
- Bisnis
Sektor Primer
Jenis usaha ini bergerak dalam pengambilan langsung dari sumber daya alam. Contoh: - Perkebunan
kopi
- Perikanan
laut
- Tambang
batu bara
- Bisnis
Sektor Sekunder
Fokus pada kegiatan pengolahan atau manufaktur. Contoh: - Pabrik
makanan ringan
- Industri
tekstil
- Home
industry furniture
- Bisnis
Sektor Tersier
Melayani masyarakat dalam bentuk jasa. Contoh: - Salon
kecantikan
- Kursus
bahasa Inggris
- Jasa
kurir instan
- Bisnis
Sektor Kuarterner (Intelektual & Teknologi)
Lebih modern, melibatkan pengolahan data dan teknologi. Contoh: - Konsultan
digital marketing
- Startup
aplikasi edukasi
- Layanan
cloud storage lokal
🏢 Klasifikasi Berdasarkan
Bentuk Hukum dan Struktur Organisasi
- Usaha
Perorangan
- Skala
kecil, dikelola oleh individu
- Contoh:
warung kelontong, laundry rumahan
- CV
(Commanditaire Vennootschap)
- Kerja
sama antara sekutu aktif & pasif
- Cocok
untuk bisnis kuliner atau distribusi
- Firma
- Kemitraan
antar pengusaha yang setara
- Contoh:
kantor pengacara, konsultan arsitektur
- Perseroan
Terbatas (PT)
- Memiliki
badan hukum sendiri, cocok untuk usaha skala besar
- Contoh:
PT produksi makanan, PT teknologi digital
- Koperasi
- Dimiliki
dan dijalankan bersama oleh anggota
- Contoh:
koperasi simpan pinjam, koperasi petani
![]() |
Bisnis |
💼 Berdasarkan Skala
Operasional
- Usaha
Mikro
- Omzet
< Rp 300 juta/tahun
- Contoh:
usaha makanan rumahan
- Usaha
Kecil
- Omzet
Rp 300 juta – 2,5 miliar
- Contoh:
toko bahan bangunan
- Usaha
Menengah
- Omzet
hingga Rp 50 miliar
- Contoh:
produsen makanan ringan daerah
- Usaha
Besar
- Umumnya
berbentuk PT atau konglomerasi
- Contoh:
perusahaan ekspor tekstil, pabrik otomotif
🧭 Cara Menentukan Jenis
Bisnis yang Cocok untuk Kamu
Agar tidak salah langkah, gunakan kriteria ini saat
menentukan jenis bisnis usaha yang paling sesuai:
Kriteria |
Pertanyaan Panduan |
Passion dan keahlian |
Apa yang paling kamu kuasai atau sukai? |
Modal dan akses sumber daya |
Berapa modal yang kamu miliki? Apa saja sumber daya yang
tersedia? |
Target pasar |
Siapa pelanggan ideal kamu? Online atau offline? |
Legalitas dan skala bisnis |
Apakah perlu berbadan hukum atau cukup usaha pribadi? |
Tren tahun 2025 |
Apa jenis usaha yang naik daun di tahun ini? |
📊 Contoh Kasus:
Membandingkan Dua Jenis Usaha
👤 Studi Kasus 1 – Usaha
Mikro Rumahan
Sari, ibu rumah tangga di Bogor, memulai bisnis kue
kering dengan modal Rp500.000. Ia memilih usaha mikro karena fleksibel dan
tidak memerlukan izin yang rumit.
👔 Studi Kasus 2 – Startup
Teknologi
Andi, mantan karyawan IT, mendirikan startup aplikasi
kasir online untuk UMKM. Ia memilih bentuk PT untuk memudahkan investor dan
legalitas.
![]() |
Bisnis |
🔮 Tren Jenis Usaha
Potensial di Tahun 2025
Beberapa jenis bisnis diprediksi akan meningkat pesat di
Indonesia tahun ini:
- 🌿
Eco-friendly product: bisnis refill sabun atau produk daur ulang
- 🍛
Bisnis kuliner pre-order berbasis WhatsApp dan Instagram
- 📱
Digital service untuk UMKM, seperti pembuatan katalog online
- 🎓
Pendidikan mikro (microlearning) dan bimbingan daring
🎯 Tips: Sesuaikan pilihan
jenis bisnis dengan kondisi lokalmu agar lebih efektif dan minim risiko.
🤝 Penutup: Jangan Asal
Mulai, Pahami Dulu Fondasinya
Memulai bisnis bukan sekadar menjual produk, tapi tentang
membangun fondasi yang kokoh: jenis usaha, bentuk legalitas, dan model yang
sesuai visi jangka panjang. Dengan memahami ragam jenis bisnis usaha yang ada, kamu
bisa lebih percaya diri memilih arah dan membangun brand yang tahan lama.